MONOPOLI RENT SEEKING DAN DUMPING POLICY DALAM ETIKA BISNIS

Nihayatul Masykuroh*  -  UIN SULTAN MAULANA HASANUDDIN BANTEN, Indonesia

(*) Corresponding Author

Abstract. Monopoly on Rent-Seeking and Dumping Policy in Business Ethics (Study on Muslim Economists’ Opinion). Monopoly on rent-seeking and dumping policy occurs because people leave the moral values in their business. Some people argue that business is purposive to gain the profit. Islam does not prohibit a person from doing business activity, either in the condition there is one seller (monopoly) or there are other sellers. In addition, Islam also does not prohibit a person stocking of goods for inventory purposes. The prohibition of monopoly on Rent-Seeking and dumping policy that caused of tyrannize, maltreat others, and include businesses that are not in accordance with ethics. An economic activity can be regarded as ikhtikar if it meets two conditions; first, the hoarding object is the goods of the community's needs; second; the purpose of stockpiling is to achieve profit above the normal profit.


Abstrak. Monopoli Rent-Seeking dan Dumping Policy Dalam Etika Bisnis (Studi Pendapat Para Ekonom Muslim). Monopoli rent-seeking dan dumping policy terjadi didorong oleh realitas bisnis yang mengabaikan nilai-nilai moralitas. Bagi sementara pihak, bisnis adalah aktifitas ekonomi manusia yang bertujuan mencari laba semata-mata. Islam tidak melarang seseorang melakukan aktivitas bisnis, baik dalam kondisi dia merupakan satu-satunya penjual (monopoli) maupun ada penjual lain dan Islam juga tidak melarang seseorang menyimpan stok barang untuk keperluan persediaan. Aktifitas monopoli Rent-Seeking dan dumping policy merupakan suatu aktifitas ekonomi dalam bidang bisnis yang kegiatannya dilarang, karena dapat mendzalimi dan memudharatkan orang lain dan temasuk kepada bisnis yang tidak sesuai dengan etika bisnis. Akan tetapi  sebuah aktifitas ekonomi baru dapat dikatakan sebagai ikhtikar jika memenuhi setidaknya dua syarat; pertama, objek penimbunan merupakan barang-barang kebutuhan masyarakat, dan kedua; tujuan penimbunan adalah untuk meraih keuntungan diatas keuntungan normal.

Keywords : Monopoli; Rent-Seeking; Dumping Policy; Etika Bisnis

  1. A.Sony Keraf, “Etika Bisnis Tuntutan dan Relevansinya”,
  2. Ali Abdul Rasul, “Al Mabadi’ al-Iqtishadiyyah fi al-Islam”, Beirut, Dar al-Fikr al-Arabi, 1980, Cet 2.
  3. Abul Hasan M Sadeq dan Aidit Ghazali, Reading in Islamic Economic Thought (Selangor Darul Ehsan:Longman Malaysia, 1992
  4. Adiwarman A.Karim, “Ekonomi Mikro Islam “, Jakarta, Indonesia, Cet.2, Edisi 2, 2003.
  5. Dawam Rahardjo, “Etika Bisnis Menghadapi Globalisasi Dalam PJP II”, Prisma, 1995.
  6. Fazlur Rahman, “Metode dan Alternatif Neomodernisme Islam”, Fazlur Rahman-Taufik Adnan Amal (penyunting), Mizan, Bandung, 1992.
  7. Gunadi Endro, “Redefinisi Bisnis; Suatu Penggalian Etika Keutamaan Aristoteles”, Jakarta, Pustaka Binaman Pressindo, 1999
  8. H. Buchari Alma, Pengantar Bisnis, C.V. Alfabeta, Bandung, 1977
  9. Indriyo Gitosudarmo, “Pengantar Bisnis”, Yogjakarta, BPFE.
  10. K. Berten, “Pengantar Etka Bisnis”, Yogjakarta, Kanisius, 2001.
  11. Kamus Besar bahasa Indonesia”, Jakarta, balai Pustaka, 1989.

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
Published by Departement of Islamic Economics, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten - Indonesia

Main Building of Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jenderal Sudirman Street, No. 30 Serang 42188 Banten Indonesia
Phone: +62 81511475475
Website: https://journal.islamiconomic.or.id/
Email: asep.dadan@uinbanten.ac.id

ISSN: 2085-3696 (Print)
ISSN: 2541-4127 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

apps