ISLAMISASI ILMU EKONOMI

IRFAN SAUQI BEIK*  -  Center of Islamic Business and Economic Studies, Institut Pertanian Bogor, Indonesia

(*) Corresponding Author
Abstract. Islamization of Economics. Islamic doctrine teaches all areas of human life. How to extract economic principles in the Qur'an and hadith are the biggest challenge todays, and then makes it into a body of knowledge as well to build it into a theoretically and practically discipline that differ significantly from the schools of the existing the conventional economics. But the critique and issue come up those Islamic financial services only "follow" the conventional economics, so the scientific originality is often questionable. In the process of Islamization economy, which has been carried out, namely through the development of well-being and poverty measurement tool that is based on the concept with CIBEST Model. CIBEST Model is an effort to develop a welfare approach to poverty based on the conception that a tool to measure well-being and poverty are not solely based on purely material, but also spiritual approach. It is based on the concept of fulfillment, where the al-Qur’an and Hadith has outlined those basically human needs consists of two things, the material and spiritual needs.

Abstrak. Islamisasi Ilmu Ekonomi. Islam merupakan ajaran yang mencakup seluruh bidang kehidupan. Tantangan terbesar saat ini adalah bagaimana mengekstraksi prinsip-prinsip ekonomi dalam Al-Qur’an dan hadits, kemudian menurunkannya menjadi sebuah body of knowledge sekaligus membangunnya menjadi sebuah disiplin ilmu yang secara teoritis dan praktis berbeda signifikan dengan mazhab-mazhab ilmu ekonomi konvensional yang ada. Namun muncul kritik bahwa ekonomi syariah hanya “mengekor” ekonomi konvensional semata, sehingga orisinalitas keilmuannya sering dipertanyakan. Dalam proses islamisasi ekonomi, yang telah dilakukan, yaitu melaui pengembangan alat ukur kesejahteraan dan kemiskinan yang didasarkan pada konsep syariah dengan Model CIBEST. Model CIBEST adalah upaya untuk mengembangkan pendekatan kesejahteraan kemiskinan yang didasarkan pada konsepsi bahwa alat untuk mengukur kesejahteraan dan kemiskinan tidak semata mata didasarkan pada material semata, namun juga pendekatan spiritual. Hal ini didasarkan pada konsep pemenuhan kebutuhan, dimana al-Quran dan Hadis telah menggariskan bahwa pada dasarnya kebutuhan manusia terdiri atas dua hal, yaitu kebutuhan material dan spiritual.

Keywords : Islamisasi; Material; CIBEST

  1. Beik, Irfan Syauqi, Arsyianti LD. (2015). Consruction of CIBEST Model as Measurement of Poverty and Welfare Indicesfrom Islamic Perspective. Al-Iqtishad. Vol VII No 1. Link : http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/iqtishad/article/view/1361 atau https://www.researchgate.net/publication/280723626_CONSTRUCTION_OF_CIBEST_MODEL_AS_MEASUREMENT_OF_POVERTY_AND_WELFARE_INDICES_FROM_ISLAMIC_PERSPECTIVE.
  2. Beik, Irfan Syauqi. (2008). “Snapshot Ekonomi Islam Dunia”. Jurnal Muamalah, Vol 5, February 2008, h. 13-46.
  3. Beik, Irfan Syauqi. Arsyianti, Laily Dwi. (2016). Ekonomi Pembangunan Syariah. Jakarta : Rajagrafindo. Bukun ini sedang dalam proses naik cetak untuk edisi revisinya.
  4. Hafidhuddin, Didin. (2007). Peran Pembiayaan Syariah dalam Pembangunan Pertanian di Indonesia. Bogor : IPB Press.
  5. Hafidhuddin, Didin. (2007). Peran Pembiayaan Syariah Dalam Pembangunan Pertanian Di Indonesia. Bogor : IPB Pers.
  6. Hafidhuddin, Didin. (2013). “Analisis Syariah Tentang Konsep Kemiskinan”. Makalah dipresentasikan pada FGD Nasional Pengentasan Kemiskinan, Bogor.
  7. Haneef, Mohamad Aslam. (2013). “Integration and Islamization of Economics”. Makalah dipresentasikan pada Workshop Kurikulum dan Deklarasi South East Asian Association of Education and Research Institution for Islamic Economics and Finance di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 28-29 November.
  8. Hassan, Zubair. (1998). “ Islamization of Knowledge: Issues and Agenda”. IIUM Journal of Economics and Management, Vol. 6 No.2.
  9. http://www.journalbankindonesia.org/index.php/JIMF/article/view/524
  10. Sadeq, Abdul Hasan. Dan Ghazali, Aidit. (1992). Readings in Islamic Economic Thought. Malaysia : Longman.

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
Published by Departement of Islamic Economics, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten - Indonesia

Main Building of Faculty of Islamic Economics and Business, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jenderal Sudirman Street, No. 30 Serang 42188 Banten Indonesia
Phone: +62 81511475475
Website: https://journal.islamiconomic.or.id/
Email: asep.dadan@uinbanten.ac.id

ISSN: 2085-3696 (Print)
ISSN: 2541-4127 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

apps