DASAR HUKUM EKONOMI ISLAM

ITANG ITANG*  -  IAIN SMH BANTEN, Indonesia

(*) Corresponding Author

Ekonomi Islam terbangun dari dasar hukum Naqli dan Aqli. Dalil Naqli adalah dalil yang di ambil dari  Al-qur’an atau hadits Nabi Muhammad SAW. Dalil Naqli bisa diartikan juga seperti tanda bukti atau petunjuk dari teks ayat Al-Qur'an, yang tertera dalam mushaf al-Qur’an atau Hadis mutawatir, yang tertera didalam kitab-kitab hadis, lalu diambil dan disalin dari tulisan yang telah baku. Dalil tersebut kebenarannya merupakan kebenaran yang haqiqi/mutlak. Sedang dalil Aqli adalah dalil yang bisa di nalar oleh akal. Dalil aqli bisa diartikan juga seperti petunjuk dan pertimbangan akal fikiran yang sehat dan obyektif, tidak dipengaruhi oleh keinginan, ambisi atau kebencian dari emosi. Tegasnya dalil aqli adalah penerimaan akal secara murni dan bebas, kebenarannya merupakan nisbi (relatif), karena merupakan prodak manusia. Adapun bentuk dalil aqli berupa Ijtihad: ijma dan qiyas. Dari dua dasar hukum tersebut, bahwa prinsip prinsip ekonomi Islam tidak boleh menyimpang dari al-Qur'an dan al-Hadits. Sedang dalam pengembangan pemikiran ekonomi Islam tidak lepas dari dasar hukum aqli berupa Ijti

Keywords : hukum; ekonomi; Islam

  1. Al-Qur’ān. Jakarta: PT. Tegalyoso Utama, 1974.
  2. Ahmad Hanafi, Pengantar dan Sejarah Hukum Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1986.
  3. Anwar Harjono, Hukum Islam Keluasan dan Keadilannya, Jakarta: Bulan Bintang, 1987.
  4. Choirul Fuad Yusuf, Etika Bisnis dalam al-Qur'an, Surabaya: Risalah Gusti, 1999.
  5. Karjadi Mintaroem, “Kurikulum Ekonomi Syariah di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga dan Perannya dalam Perekonomian Indonesia” Makalah, Disampaikan pada Forum Dekanat PTN se-Indonesia, di Fakultas Ekonomi Universitas Padjajaran, tanggal 22-24 Oktober 2009.
  6. Muhammad Abu Zahrah, Ushul Fiqh, Alih Bahasa Saefullah Ma’sum, dkk., Jakarta: PT. Pustaka Firdaus, 1994.
  7. Murasa Sarkaniputra, Revelation-based Measurement; Pendekatan Keterpaduan antara Matik Rasa dan Mantik Akal dari Ibnu Arabi, P3EI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2004.
  8. Mutawali Sya’rawi, Islam di Antara Kapitalisme dan Komunisme, (Jakarta: Gema Insani Press, 1993.
  9. Mustafa Edwin Nasution, dkk. Pengenalan Ekslusif Ekonomi Islam. Jakarta: Penerbit Kencana Prenada Media Grouf, cet. ke 3, 2010.
  10. Qardhawi, Yusuf, Ijtihad dalam Syari’at Islam, Alih Bahasa Ahmas Syatori, Bulan Bintang, Jakarta, 1987.
  11. Syeikh Ahmad Al-Jurjawi, Falsafah dan Hikmah Hukum Islam. Terjemah Hadi Mulyo, As_Syifa Semarang 1992.
  12. Wahab Afif, Tarikh Tasyri’ Islam, Serang: CV. Saudara.

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
Published by Departement of Islamic Economics, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten - Indonesia
Main Building of Faculty of Islamic Economics and Business, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jenderal Sudirman Street, No. 30 Serang 421188 Banten Indonesia
Phone: +62 81511475475
Website: https://journal.islamiconomic.or.id/
Email: asep.dadan@uinbanten.ac.id

ISSN: 2085-3696 (Print)
ISSN: 2541-4127 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

apps