PENGKARAKTERAN WIRAUSAHA MUSLIM

WAZIN WAZIN*  -  IAIN SMH BANTEN, Indonesia

(*) Corresponding Author

Setiap perilaku individu yang nampak ketika berinteraksi dengan orang lain selalu dipengaruhi oleh sikapnya. Sikap merupakan kumpulan dari berfikir, keyakinan dan pengetahuan yang dihayati oleh seseorang sehingga membentuk kecenderungan berperilaku.

Istilah akhlak hanya dikenal dalam khasanah keilmuan agama Islam. Akhlak adalah tabiat  yang dimiliki individu, yang tanpa mempertimbangkan lebih dahulu dalam melakukan perbuatan baik dan menjadi kebiasaan yang berulang-ulang. Pengertian ini  menunjukkan bahwa akhlak merupakan sikap yang bersifat menetap dan tidak hanya sekedar kumpulan aktivitas atau tingkah laku manusia. Akhlak adalah sikap hidup muslim yang berisi seperangkat nilai dan pemahaman tentang hal-hal yang baik dan buruk yang berfungsi mengatur hubungan antar manusia, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan lingkungannya.

Tulisan ini membahas tentang kaitan antara sikap wirausaha muslim dengan akhlak Islam.Wirausaha diartikan sebagai orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.Sedangkan kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Dari pengertian wirausaha dan kewirausahaan ini dapat dinyatakan bahwa wirausaha menunjuk pada penggambaran sebuah karakter yang harus dimiliki oleh seseorang yang sedang menjalankan usahanya demi memperoleh keuntungan. Istilah karakter dalam psikologi digunakan kepada integrasi kebiasaan, sentimen dan ideal yang membuat tindakan seseorang relatif stabil dan dapat diramalkan.  Menurut antropologi dan sosiologi, karakter biasanya dikaitkan dengan sifat suatu kelompok masyarakat.

Akhlak Islam merupakan konsep ideal penggambaran karakter muslim sebagai individu maupun kelompok. Terdapat pembahasan khusus tentang akhlak Islam yang mendasari karakter wirausaha muslim yang disebut dengan etika bisnis Islam. Akhlak yang mendasari bisnis Islam dipengaruhi oleh pemahaman-pemahaman yang bersumber dari Al  Qur’an dan Sunnah (hadist) yang mencakup beberapa poin, diantaranya adalah bahwa harta adalah milik Allah dan manusia hanya diberi kewenangan untuk mengelolalanya, perintah untuk berlaku jujur dan berperilaku baik serta ramah dalam melakukan transaksi bisnis. 

Pada akhir tulisan ini dikutip beberapa penelitian yang membuktikan bahwa akhlak Islam berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bisnis yang dilakukan oleh pedagang muslim
  1. A.K. Muda, Ahmad A.K, Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Jakarta: Reality Publisher, 2006.
  2. Amin, Ahmad, Kitab Al-Akhlak, Cairo: Dar Al-Kutub Al-Misriyah, tt.
  3. Badroen, Faisal, Etika Bisnis Dalam Islam, Jakarta: Kencana, 2007.
  4. Castles, Lance, Religion, Politics, and Economic Behaviour in Java: Kudus Cigarettes Industry, Yale University Outheast Asian Study, 1967.
  5. Drever, James, Kamus Psikologi, terj. Nancy Simanjutak, Jakarta: PT Bina Aksara, 1986.
  6. Gasim, Farid bin, Bengkel Akhlak. Jakarta: Darul Falah, 2002.
  7. Geertz, C, “Ethos, World View, and the Analysis of Sacred Symbolis” dalam Interpretation of Culture, New York: Basic Book, Inc.,1975.
  8. Hendro, How to Become A Smart Entrepreneur And to Start Anew Business, Yogyakarta: Andi, 2005.
  9. Mar’at, Sikap Manusia dan Pengukurannya, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1982.
  10. Mubarak, Zakky, dkk, Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Terintegrasi, Buku Ajar II, Manusia, Akhlak, Budi Pekerti dan Masyarakat, Depok: Lembaga Penerbit FE UI. 2008.
  11. Rahman, A, Akhlak Merakit Hubungan Dengan Sesama, Surabaya: Amalia Computindo, 2005.
  12. Salim, Peter, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Modern English Press, 2000.
  13. Sobary, Mohamad, Kesalehan dan Tingkah laku Ekonomi (Piety and Economic Behavior A Study of the Informal Sector in Suralaya, West Java), Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 1995.
  14. Suryana, Kewirausahaan; Pedoman Praktis Kiat dan Proses Menuju Sukses, Bandung: Salemba Empat, 2003
  15. Tim Penyusunan Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat Bahasa, 2008

ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
Published by Departement of Islamic Economics, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten - Indonesia
Main Building of Faculty of Islamic Economics and Business, The State of Islamic University (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Jenderal Sudirman Street, No. 30 Serang 421188 Banten Indonesia
Phone: +62 81511475475
Website: https://journal.islamiconomic.or.id/
Email: asep.dadan@uinbanten.ac.id

ISSN: 2085-3696 (Print)
ISSN: 2541-4127 (Online)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License

Get a feed by atom here, RRS2 here and OAI Links here

apps