WOMENPRENUER ALISA KHADIJAH SEBAGAI AGEN RECOVERY EKONOMI KELUARGA DAN MASYARAKAT DI PALEMBANG

Siti Mardiyah, Asili Asili

Abstract


Abstract. The Womenpreneur Alisa Khadija as an Economic Quality Changer in Family and Society in Palembang. The perception of women's role discrimination in the economic sector is because of the influence of cultural and sacred religious understanding that makes the role women runs is still because of the limitation to sustain the life. The Study is conducted by looking at the role and how the management of womenprenuer in improving the economic quality of family and society. The methodology used is mixed methods. Qualitative methods are used to examine how the Islamic economic transformation of womenpreneur with its description and exploratory analysis. The quantitative method is used by spreading questioner with Guttman scale using non-parametric inferesial analysis to management of Alisa Khalijah ICMI womenprenuer. The results of the study were found that transformative understanding of women's roles and management of community development programs not only makes women an object or perpetrator of development, but rather To plan programs, manage strategies and gain opportunities against existing challenges, to make womenpreneur able to become economic quality changer both in family and society without eliminating the boundaries of sharia.

 

Abstrak. Womenprenuer Alisa Khadijah Sebagai Agen Recovery Ekonomi Keluarga dan Masyarakat di Palembang. Adanya persepsi diskriminasi peran perempuan dalam sektor ekonomi karena pengaruh budaya dan pemahaman keagamaan yang sakral menjadikan peranan yang dijalankan perempuan masih karena keterbatasan untuk mempertahankan hidup. Kajian ini ingin membangun bagaimana sebenarnya Ekonomi Islam mampu menjadikan perempuan yang pada awalnya hanya sebagai sosok yang pasif-konsumtif  menjadi sosok yang Aktif-Produktif dalam sektor ekonomi sehingga mampu menjadi agen dalam recovery ekonomi keluarga dan masyarakat. Kajian dilakukan dengan melihat peran dan bagaimana  manajemen womenprenuer dalam meningkatkan kualitas ekonomi keluarga dan masyarakat. Metodologi yang digunakan adalah mixed methods. Metode Kualitatif digunakan untuk mengkaji bagaimana Transformasi Ekonomi  Islam terhadap womenpreneur dengan analisis deskripsi dan eksploratif. Sedangkan metode Kuantitatif digunakan dengan menyebarkan questioner dengan skala Guttman mengunakan analisis inferesial non parametik terhadap peran dan manajemen womenpreneur Alisa Khalijah ICMI Palembang. Hasil kajian didapati bahwasanya Pemahaman transformatif dilakukan pada peran dan manajemen perempuan terhadap program-program pengembangan masyakat tidak hanya menjadikan perempuan sebagai objek atau pelaku dari pengembangan itu, tetapi lebih bagaimana mendampingi mereka untuk merencanakan program, mengatur strategi dan mendapatkan peluang terhadap tantangan yang ada. Kondisi ini menjadi satu tuntutan dalam Islam, bahawasanya bagaimana menjadikan womenpreneur mampu menjadi perubah kualitas ekonomi baik di keluarga dan masyarakat tanpa menghilangkan batas-batas syariahnya


Keywords


Womenpreneur; Alisa Khadijah; Empowerment; Transformative

Full Text:

PDF 81 - 104

References


Abdi, Usman Rianse. Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi Teori dan Aplikasi. (Bandung. Alfabeta. 2012), hlm.155

Alexander Ebner, "Entrepreneurship and economic development: From classical political economy to economic sociology", Journal of Economic Studies, (2005) Vol. 32 Iss: 3, hlm.256 - 274

Andi Anirah, “Peran Strategis Perempuan dalam Masyarakat”, Jurnal Musawa, tahun 2012.

Angela Sheen, "Recognising The Skills And Potential Of Women Returners", Women in Management Review, Tahun 1990, Vol. 5 Iss: 3

Creswell, John W. Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed.(Yogyakarta : Pustaka Pelajar, 2010) hlm.5

Cristian Chelariu, Rodney Stump, "A study of work‐family conflict, family‐work conflict and the contingent effect of self‐efficacy of retail salespeople in a transitional economy", European Journal of Marketing, (2011)Vol. 45 Iss: 11/12, hlm.1660 - 1679

Dinas Koperasi Dan UKM Provinsi Sumatera Selatan, “Rapat Koordinasi Nasional Bidang UMKM Tahun 2018” http://www.depkop.go.id/uploads/tx_rtgfiles/18._Paparan_Rakornas_Yogyakarta _2018_-_Sumatera_Selatan.pdf, (2018) hlm 8

Elfindri dan Nazri , Ekonomi Ketenagakerjaan. (Padang : Andalas University Press, 2004), hlm. 36.

G. Sumodiningrat, Pembangunan Daerah dan Pemberdayaan Masyarakat, Edisi Kedua (Jakarta: Bina Reka Pariwara, 1997), hlm 5.

H.B. Sutopo. Metodologi Penelitian Kualitatif : Dasar teori dan Terapannya dalam Penelitian (Surakarta: Universitas. Sebelas Maret. 2006). hlm.72.

http://www3.weforum.org/docs/WEF_GGGR_2018.pdf, hlm.11

https://id.wikipedia.org/wiki/Asosiasi_Muslimah_Pengusaha_Indonesia, tanggal akses 10 Oktober 2018

https://www.bps.go.id/publication/2012/05/23/443332cda01195db289146b6/umur-dan-jenis-kelamin-penduduk-indonesia-hasil-sensus-penduduk-2010

Jean Lee, "The motivation of women entrepreneurs in Singapore", Women in Management Review, (1996) Vol. 11 Iss: 2, hlm.18 - 29

Kamal Naser, Wojoud Rashid Mohammed, Rana Nuseibeh, "Factors that affect women entrepreneurs: evidence from an emerging economy", International Journal of Organizational Analysis, (2009)Vol. 17 Iss: 3, hlm.225 - 247

Kuntowijoyo. Muslim Tanpa Masjid, (Bandung: Mizan, 2000), hlm. 365-374.

Moeslim Abdurrahman, Islam Transformatif, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1995), hlm.40

Nahiyah Jaidi Faraz, M.Pd, Peran Serta Perempuan Dalam Umkm, http://staffnew.uny.ac.id/upload/130682772/pengabdian/peran-serta-perempuan-dalam-umkm.pdf

Nnamdi O. Madichie, "Setting an agenda for women entrepreneurship in Nigeria: A commentary on Faseke's journey through time for The Nigerian Woman", Gender in Management: An International Journal, (2011) Vol. 26 Iss: 3, hlm.212 - 219

Rozalinda, Peran Wakaf Dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan. http://bwi.or.id/index.php/en/artikel diakses tanggal 1 Februari 2014

Suganda, A. D. (2015). Mengurangi Tingkat Risiko Dengan Manajemen Islami. ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam, 6(2).

Syed Zamberi Ahmad, "Evidence of the characteristics of women entrepreneurs in the Kingdom of Saudi Arabia: An empirical investigation", International Journal of Gender and Entrepreneurship, (2011)Vol. 3 Iss: 2, hlm.123 - 143

Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebiato, Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik, Cet. Ke-3 (Bandung: Alfabeta, 2015), hlm.23.

Trisninawati, Pengembangan Sumber Daya Manusia Bagi Pengusaha Perempuan Dalam Meningkatkan Ekonomi Kreatif ( Studi Kasus Industri Kerajinan Tenun Songket Di Kota Palembang), (Prosiding Seminar Nasional&Call for Paper Economic Globalization Trend&Risk for Developing Country, 2004), hlm.6

Yong, C.Z., Yun, Y.W., Loh, L,The Quest for Global Quality. (terjemahan),(Pustaka Delapratasa, Jakarta, 2003), hlm.3

Yulizar D. Sanrego dan Moch Taufik, Fiqih Tamkin (Fiqih Pemberdayaan), Cetakan Pertama (Jakarta: Qisthi Press, 2016), hlm.75




DOI: http://dx.doi.org/10.32678/ijei.v10i1.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

INDEXED BY:

 

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Free counters!

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

© Copyright of ISLAMICONOMIC: Journal Ekonomi Islam 2019 (P-ISSN: 2085-3696, E-ISSN: 2541-4127)

     Creative Commons License